Home news SERANG SAMPAI HABIS! Pemda KalSel, BNN, Gandeng FKPWK Tangkap Sampai Akar Sindikat Narkoba – Jaga Generasi Muda Indonesia Emas 2045!\"

SERANG SAMPAI HABIS! Pemda KalSel, BNN, Gandeng FKPWK Tangkap Sampai Akar Sindikat Narkoba – Jaga Generasi Muda Indonesia Emas 2045!\"

\"SERANG SAMPAI HABIS! Pemda KalSel, BNN, Gandeng FKPWK Tangkap Sampai Akar Sindikat Narkoba – Jaga Generasi Muda Indonesia Emas 2045!\"

233
0
SHARE
SERANG SAMPAI HABIS! Pemda KalSel, BNN, Gandeng FKPWK Tangkap Sampai Akar Sindikat Narkoba – Jaga Generasi Muda Indonesia Emas 2045!\"

BERITAPOPULER.ONLINE Banjarbaru, Kalimantan Selatan – KesbangPol Provinsi Kalimantan Selatan menggelar kegiatan sinergi untuk mewujudkan ketahanan sosial bebas narkoba di sebuah hotel berbintang di Kota Banjarbaru. 

Acara yang menghadirkan dua narasumber ahli ini menjadi langkah konkret dalam mendukung visi ASTA CITA Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tentang perang total melawan narkoba.

ANGKA KETERGANTUNGAN NARKOBA NASIONAL MELONJAK, BNN SIAP TINDAK TEGAS SAMPAI KE AKAR MASALAH

Narasumber dari BNN Provinsi Kalimantan Selatan mengungkapkan bahwa secara nasional, jumlah pemakai dan pelaku pemasukan narkoba cenderung meningkat.

Menurutnya, perang total melawan narkoba yang ditegaskan pemerintah pusat bukan hanya sekadar menangkap pengguna, tetapi juga memburu sindikat internasional hingga ke akar-akarnya.

"Tujuan utama adalah melindungi generasi muda dari jeratan narkoba, karena mereka adalah tulang punggung pembangunan Indonesia Emas 2045. 

Kami tidak pandang bulu dalam menindaklanjuti setiap kasus yang ada," ujar narasumber BNN.

RUMAH SAKIT SAMBANG LIHUM SIAP JAWAB KEPUSTAAN MASYARAKAT TENTANG REHABILITASI

Sejalan dengan paparan BNN, narasumber dari Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum menjelaskan secara detail tentang pelayanan rehabilitasi narkoba dan zat adiktif lainnya yang tersedia di institusi tersebut. 

Selain menangani Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan masalah adiksi perilaku, rumah sakit ini juga memiliki Institusi Penerimaan Wajib Lapor (IPWL) yang masih belum banyak diketahui masyarakat.

"Jika ada orang tua yang memiliki anak yang ketergantungan narkoba, jangan sungkan untuk melaporkan ke IPWL kami. 

Kami menyediakan program rehabilitasi baik rawat jalan maupun rawat inap, termasuk layanan khusus untuk perempuan yang mengalami masalah serupa," jelas narasumber rumah sakit tersebut.

Kedua pihak juga membuka diri untuk menerima laporan dari masyarakat terkait kasus ketergantungan narkoba untuk segera ditindaklanjuti proses pemulihannya.

PROSES HUKUM DAN PEMERIKSAAN DILAKSANAKAN DENGAN AKURAT, JAGA KEADILAN UNTUK SEMUA

Dalam kesempatan yang sama, kedua narasumber juga menyampaikan tentang aspek hukum terkait narkoba, termasuk konsep Pembantaran dan Restorative Justice. 

Mereka menjelaskan bahwa pemeriksaan urine untuk mendeteksi penggunaan narkoba menggunakan peralatan yang terkalibrasi dan terakreditasi.

"Kami selalu menjunjung tinggi akurasi hasil pemeriksaan. Jika ditemukan hasil reaktif atau positif palsu, akan dilakukan tes konfirmasi yang lebih mendalam untuk mengetahui jenis zat adiktif yang digunakan, baik termasuk golongan 1, 2, maupun 3. Tujuannya adalah agar tidak ada masyarakat yang dirugikan," jelas mereka.

PERAN ORMAS DIHARAPKAN PERKUAT SINERGI PENANGANAN NARKOBA

FKPWK (Forum Kerukunan Pemerhati Warga Kalimantan), salah satu organisasi masyarakat yang diundang, menjadi bagian penting dalam gerakan ini. 

Ketua Umum DPP FKPWK Kalimantan Selatan, Adv. H. Rachmad Fadillah, SH., memberikan apresiasi penuh terhadap kegiatan yang digelar ini.

"Saya sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh KesbangPol, BNN, dan Rumah Sakit Sambang Lihum. 

Peran ormas-ormas di Kalimantan Selatan sangat dibutuhkan untuk memperkuat sinergi dalam pencegahan serta pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran narkotika," ucapnya.

Di hadiri Ketua Harian DPP FKPWK, Dr. Murdjani, SH, MH, M. Kes, yang turut mendukung penuh gerakan bebas narkoba ini.

"Dengan semangat kerja sama yang kuat antara pemerintah daerah dan ormas, kita yakin bisa mewujudkan Ketahanan Sosial Bebas Narkoba sebagai salah satu pijakan penting untuk meraih Indonesia Emas 2045. 

Narkotika adalah musuh bersama yang harus kita kalahkan bersama," pungkasnya.

Editor : Mega